9 Tips Membuat Foto Produk yang Menarik untuk Toko Online
Beberapa
hari yang lalu teman saya datang menemui saya. Dia sedang ingin mencoba
berjualan online. Dia telah mengikutin beberapa saran saya mengenai cara mendapatkan supplier online shop.
Dia akhirnya mendapatkan seorang supplier kerajinan tangan yang mau
bekerja sama. Dia menanyakan langkah selanjutnya apa kalau sudah
menemukan supplier? Jawab saya adalah membuat foto produk yang menarik.
Di artikel ini kita akan fokus tentang bagaimana membuat foto produk
yang menarik dan ringan untuk load website.
1. Kamera
2. Background
3. Pakai Model
4. Brightness & Contrast
5. Ukuran Foto
6. Gabungkan jadi satu
7. Compress sebelum upload
8. Watermark
9. Bikin studio sederhana
Sumber : http://blog.daragang.com/9-tips-memb...k-toko-online/
1. Kamera
Spoiler for Kamera:
Kamera
yang dipakai untuk memotret usahakan sebaik mungkin, paling bagus pakai
kamera dslr. Namun apabila budget anda minim, pakai kamera hp 2 MP juga
masih ok. Asalkan ga ngeblur aja dan detail pada produk masih jelas
terlihat.
2. Background
Spoiler for Background:
Pakailah
background foto yang 1 warna, lebih bagus warna putih. Kalian bisa
lihat toko-toko online besar selalu memakai background warna putih.
Warna putih itu netral, membuat produk anda menjadi fokus utama dari
foto tersebut.
3. Pakai Model
Spoiler for Model:
Kalau
produk yang akan kamu jual adalah sesuatu yang bisa dipakai, maka
sangat disarankan untuk memotretnya saat dipakai oleh model. Itu akan
terlihat lebih professional dan memberikan gambaran buat calon pembeli
gimana jatohnya barang tersebut saat dipakai. Gak harus model
professional, kamu sendiri juga bisa jadi modelnya. Kalau kamu kurang
PD, saat pemotretan jangan sampai muka klo gitu,he2. Kalau ga pakai muka
juga kurang PD, pakai manekin. Kalau ga punya manekin, ywda foto
barangnya aja doang. Ini di bawah contoh foto yang ga pakai muka, ini
foto saya sendiri,he2


4. Brightness & Contrast
Spoiler for Kecerahan:
Foto
produk harus cerah, jadi kamu harus mengatur Brightness & Contrast
foto anda supaya tidak gelap. Mau lihat apa kalau fotonya gelap? Haha.
Usahakan juga editnya jangan terlalu over, sehingga membuat produk di
foto jauh lebih bagus daripada kenyataannya.
5. Ukuran Foto
Spoiler for Ukuran:
Hasil
jepretan dari kamera biasanya memiliki ukuran yang besar, apalagi kalau
dari kamera dslr bisa sampai 4608 x 3072 pixel tuh. Padahal untuk
website umumnya kita hanya butuh 800 x 600 pixel saja. Jadi kecilkan
ukuran foto produk anda untuk mengurangi berat file.
6. Gabungkan jadi satu
Spoiler for Jadi 1:
Foto
berbagai sisi dari produk tersebut dan gabungkan jadi 1 foto saja.
Fungsinya untuk meringakan beban loading website saat pengunjung melihat
halaman produk anda. Jadi saat mereka ingin melihat dari sisi yang lain
ga harus klik foto yang lain. Beban load website menjadi sangat penting
untuk diperhatikan karena tidak semua orang memiliki koneksi internet
yang bagus. Ini untuk mencegah calon pembeli kabur saat masih nunggu
load foto. Atau saat calon pembeli meminta mengirimkan foto lewat BBM,
kan kamu cukup kirim 1 foto aja untuk 1 jenis produk. Di bawah ini
contoh foto yang menggabungkan berbagai sisi produk jadi 1 foto saja.


7. Compress sebelum upload
Spoiler for Compress:
Masih
soal kecepatan load foto. Compress maksudnya mengecilkan ukuran foto
namun tetap menjaga kualitas dari foto tersebut. Caranya apabila kalian
menggunakan Photoshop bisa dengan piliahan Save for Web & Device.
Lalu pilih Optimized dan jenis filenya. Dengan itu kamu bisa menurunkan
berat file yang tadinya 4.000 KB hanya menjadi 400 KB saja.




8. Watermark
Spoiler for Watermark:
Watermark
atau tanda air fungsinya untuk menandai sumber foto tersebut, atau
milik siapa foto tersebut. Menurut saya bagusan pakai watermark, biar
orang yang jualan produk yang sama gak bisa pakai foto kamu. Padahal
kamu yang udah kerja keras bikin foto tersebut. Fungsi lainnya juga
sebagai promosi nama website atau kontak kamu. Misalkan saja orang
mencari suatu produk melalui Google Image, terus nongol foto kamu. Kalau
orang tersebut minat produk kamu, dia bisa mengunjungi atau menghubungi
kontak yang tertera di foto tersebut.
9. Bikin studio sederhana
Spoiler for Studio:
Kalau
produk kamu berukuran kecil, kamu bisa bikin studio sederhana. Intinya
mah dapat background yang 1 warna dan pencahayaan yang cukup. Kalian
bisa membuatnya dengan kerdus bekas, kertas karton untuk backgroundnya
dan lampu belajar sebagai pencahayaannya. Ini di bawah contoh studio
sederhana yang pernah saya buat.


Sumber : http://blog.daragang.com/9-tips-memb...k-toko-online/
Tidak ada komentar :
Posting Komentar